Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts
Manusia 'Milenium' Ikut Sosialisasikan Sistem Ganjil-genap di Monas

Manusia 'Milenium' Ikut Sosialisasikan Sistem Ganjil-genap di Monas

Jakarta - Sosialisasi pembatasan lalu lintas kendaraan ganjil-genap dilakukan dengan banyak cara. Di kawasan Monas, ada 'petugas' khusus yang disiagakan guna menginformasikan ganjil-genap kepada pengendara. 

Manusia 'Milenium' Ikut Sosialisasikan Sistem Ganjil-genap di Monas


"Pelaksanaan uji coba hari kedua masih sama dengan hari pertama, masih dengan teguran secara lisan kepada masyarakat yang melanggar. Tetapi di hari kedua ini kami menyiapkan orang milenium yang membawa papan yang bertuliskan nopol genap tanggal genap," kata Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Agustin Susilowati kepada detikcom, Kamis (28/7/2016).

Dari pantauan mulai pukul 07.00 WIB, masih ada pelat ganjil yang melintas di jalan arah MH Thamrin tersebut. Hari ini merupakan waktu bagi kendaraan pelat genap yang diperbolehkan melintas di kawasan 3 in 1 yakni Jl Sisingamangaraja, Jl Sudirman, Jl MH Thamrin, Jl Medan Merdeka Barat dan sebagian Jl Gatot Subroto. 

Muhamad Damar Wicaksono/detikcom


Namun jumlah pengendara yang melanggar aturan menurut Agustin hingga pukul 08.00 WIB masih lebih sedikit dibanding uji coba hari pertama. 

"Untuk pelanggaran yang sudah kita pantau hari ini lebih sedikit dibanding hari pertama, mungkin masyarakat sudah mulai mengetahuinya," ujarnya. 

Di kawasan Patung Kuda, personel polisi dan Dishub berjaga mengawasi kendaraan yang melintas. 


Sumber : (news.detik.com)
Rampok dan tewaskan perwira TNI, Wawan dibekuk polisi di atas plafon

Rampok dan tewaskan perwira TNI, Wawan dibekuk polisi di atas plafon

 Rampok dan tewaskan perwira TNI, Wawan dibekuk polisi di atas plafon Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan, AK alias Wawan, Jumat (22/7) kemarin. Akibat perbuatan Wawan, Anggota TNI AL Letnan Kolonel Anton Budiono tewas.

Rampok dan tewaskan perwira TNI, Wawan dibekuk polisi di atas plafon

"Kami mengamankan AK karena telah mencuri barang berharga milik korban yang salah satunya senjata api, di lampu merah Patung Tani, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, dengan kekerasan hingga korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono kepada wartawan, Senin (25/7).

Awi menjelaskan, kejadian tersebut berawal pada saat kejadian, pelaku mengendarai sepada motor warna putih B 6148 PJD dan memepet sepeda motor yang dikendarai korban. Perampokan itu terjadi pada bulan April lalu di simpang Tugu Tani, Jakarta Pusat. 

Korban yang tengah mengendari sepeda motor ditendang oleh tersangka Wawan hingga jatuh. 

"Lalu pelaku menendang sepeda motor korban dengan kaki kiri, sehingga sepeda motor korban oleng dan menabrak trotoar pembatas jalan," jelasnya.

Akibatnya, korban terpental jatuh dari sepeda motor sehingga terjadi benturan keras pada kepala korban dengan trotoar pembatas jalan. Helm yang dipakai korban pun pecah dan dari mulut dan hidung mengeluarkan darah yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Saat korban terjatuh, lanjut Awi, pelaku menghentikan sepeda motornya dan berpura-pura sibuk menolong korban. Saat itulah pelaku mengambil tas tangan warna hitam milik korban.

"Tas itu berisi senpi pistol merk Fegarmi dan handphone merk Xiaomi, serta dompet yang berisi surat-surat penting, lalu naik kembali sepeda motornya kabur melarikan diri," tuturnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada hari Jumat (22/7) sekitar pukul 00:05 WIB, pelaku berhasil ditangkap di tempat persembunyian di atas plafon rumah pamannya yang bernama Edy di Kota Bambu Selatan RT 007 RW 004, Palmerah, Jakarta Barat.

"Pelaku pun berhasil diamankan dan dikenakan pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan," tutupnya.

Sumber[merdeka.com]
Demokrat: Jonan Dicopot karena Menentang Proyek Kereta Cepat

Demokrat: Jonan Dicopot karena Menentang Proyek Kereta Cepat

Demokrat: Jonan Dicopot karena Menentang Proyek Kereta Cepat

Presiden Joko Widodo mencopot Ignasius Jonan dari jabatan Menteri Perhubungan (Menhub). Jokowi selanjutnya mempercaya Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi menggantikan Jonan.


Anggota Komisi V DPR RI Umar Arsal menilai Jokowi menendang Jonan karena dinilai menentang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Padahal, Menurut Umar kinerja Jonan sebagai Menhub selama ini sudah cukup bagus.

"Jonan bagus, cuma memang masalah kereta cepat, berlawanan dengan Presiden," ujar Ketua DPP Partai Demokrat ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/7).

Meski demikian, Umar berharap secara keseluruhan perombakan kabinet yang dilakukan oleh Jokowi tidak mengganggu program jangka panjang yang telah dibuat.

"Program jangka panjang tidak berpengaruh, tetap jalan. Menteri baru perlu adaptasi. Saya berharap tidak ada perubahan di tingkat eselon I," tukasnya.  (rmol)


Sumber [http://www.nusanews.com/]
Tembakan beruntun polisi Prancis tak satu pun mengarah ke sopir

Tembakan beruntun polisi Prancis tak satu pun mengarah ke sopir

84 Orang tewas dalam serangan teror yang dilakukan seorang pria asal Tunisia bernama Mohamed Lahouaiej Bouhlel di tepi pantai Kota Nice, Prancis. Serangan tersebut dilakukan seorang diri, dengan menggunakan truk berbobot 19 ton serta senapan otomatis sebelum berhasil ditembak mati polisi.

Tembakan beruntun polisi Prancis tak satu pun mengarah ke sopir

Usai serangan, Presiden Francois Hollande langsung bereaksi serta menyatakan negaranya dalam keadaan darurat perang. Beberapa hari setelah serangan itu, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggung jawab, meski banyak tidak percaya dengan klaim mereka.

Aksi heroik kepolisian Nice mendapat pujian dari banyak pihak. Upaya mereka untuk menghentikan truk yang dikendalikan Bouhlel, mulai dari mengadang truk sampai memberondong tembakan meraih banyak pujian di dunia. Bouhlel juga diketahui sempat melawan, dia menembaki polisi dan kerumunan massa.
Setelah berjalan 2 km, truk berhenti. Polisi langsung memberondong tembakan dari berbagai sudut dengan pistol mereka dan berhasil melumpuhkan pelaku.

Rupanya, hasil tembakan polisi Prancis membuat beberapa orang terhenyak. Lubang-lubang bekas peluru yang diarahkan ke bagian depan truk nyaris tak satupun yang mengenai lokasi setir, tempat pelaku mengendarai truk maut itu. Temuan itu membuat publik sedikit meragukan kemampuan menembak polisi.

Dari beberapa foto yang beredar, nampak jelas peluru tersebut hanya menyasar ke bagian penumpang. Hanya terdapat 13 peluru yang berhasil melubangi kaca, namun posisinya masih jauh dari posisi sopir. Bandingkan dengan kaca di bagian penumpang, yang lebih banyak bekas lubang peluru polisi.

Bekas lubang peluru tersebut menjadi perdebatan di pelbagai forum militer seluruh dunia. Jepretan tersebut sempat disangka hoax, namun setelah dilakukan penelusuran, ternyata foto itu gambar asli. Semua foto di berbagai media menunjukkan kaca pengemudi utuh.

Situs intelijen militer asal Israel, DEBKAfiles meyakini aksi teror tersebut sudah dipersiapkan dengan matang. Di mana kaca depan truk sudah diganti dengan kaca antipeluru, alhasil pelaku tetap selamat meski banyak tembakan yang diarahkan polisi.

Kondisi itu terlihat dengan tidak semua peluru yang berhasil melubangi kaca dan masuk ke bagian dalam truk. Bahkan, tembakan yang dilancarkan polisi tak membuat kaca truk maut itu retak. Jika bukan kaca antipeluru, DEBKAfiles menduga pelaku memakai plastik yang juga antipeluru.
Sementara, seorang sumber DEBKAfiles di kepolisian, yang mengaku sudah bertugas beberapa tahun dan ikut serta dalam pengamanan itu mengatakan, senjata yang dipakai sangat tidak efektif untuk menembus kaca truk, di mana diyakini sudah terpasang kaca antipeluru.

Alhasil, pelbagai tembakan dari pistol milik polisi Nice gagal menghentikan kecepatan truk, hingga berhasil membunuh banyak orang. Beberapa media internasional, salah satunya sputniknews.com meyakini pemerintah Prancis bakal menghadapi banyak kritik atas kegagalan menghadapi serangan itu.

Sumber : Merdeka.com

Teroris Santoso Tertembak Jadi Trending Topic

Teroris Santoso Tertembak Jadi Trending Topic

Beredarnya gambar pria tewas dengan luka tembak di bagian kepala yang diduga gembong teroris Poso, Santoso membuat namanya menjadi salah satu topik paling dicari sosial media (sosmed) Twitter.
Teroris Santoso Tertembak Jadi Trending Topic

Berdasarkan pantauan Solopos.com di Twitter, Senin (18/7/2016) malam, nama Santoso di tangga trending topic Indonesia mencuat mulai pukul 21.00 dan menempati urutan kedua mengalahkan hastagdan topik populer lainnya seperti #AJRCTIMenuju500Eps, #FestivalSriwijaya, dan Arema.
Salah satu foto pria tewas diduga teroris Santoso diunggah oleh akun @Vinoregar81. Terlihat jasad memiliki ciri-ciri rambut gondrong, cambang dan jenggot panjang, berkumis, dan mengenakan kaus biru gelap garis-garis. Kepala area mata dan dahi kanan tampak rusak akibat tertembus peluru.
“#SantosoTertembak Satgas Tinombala kontak senjata di Poso sore ini, 2 OTK tewas salah satunya mirip Santoso,” kicau @Vinoregar81.
Jasad tersebut merupakan satu dari dua terduga teroris yang tewas tertembak dalam kotak senjata yang melibatkan polisi Satgas Tinombala di hutan wilayah Tambarana, Poso, Sulawesi Tengah, Senin pukul 17.00 WITA.
Kabar yang beredar menyebut ciri-ciri dan wajah jasad mirip dengan Santoso. Dugaan tersebut makin kuat lantaran adanya tanda berupa tahi lalat. Meski begitu untuk memastikannya diperlukan proses identifikasi dua tahap.
Pertama pengenalan wajah, dan yang kedua pencocokan DNA post mortem dengan ante mortem. Hasil dari proses identifikasi tersebut diperkirakan baru keluar dan diumumkan keesokan hari.

sumber : [http://www.solopos.com ]